Daun Pakis - Sayuran Lezat Kaya Kalsium dan Vitamin A

0 komentar

Mengulas bahan pangan khas Indonesia memang tidak ada habisnya. Salah satu sayuran yang sering digunakan sebagai bahan masakan adalah daun pakis ( Peteridium aquilinum). Biasanya pucuk daun muda yang digunakan sebagai bahan baku masakan. Setelah dimasak, tekstur daun pakis lembut mirip asparagus dan rasa yang lezat.

Daun pakis sebagai bahan pangan ternyata cukup populer di dunia kuliner. Selain Indonesia, negara Asia lain seperti Malaysia, Cina, Thailand, Vietnam dan Jepang ternyata juga banyak menggunakan daun pakis sebagai bahan masakan.  Pakis merupakan tanaman keluarga paku-pakuan, termasuk jenis tanaman terna dengan rizoma yang menjalar di tanah. Tanaman ini berkembang biak dengan spora. Jika masih muda, pucuk daun pakis bisa diolah menjadi masakan. Di Indonesia, olahan daun pakis cukup populer, terutama di dapur Sumatera. Masyarakat Sumatera biasanya mengolah daun pakis menjadi gulai daun pakis.

Dilihat dari tekstur yang lembut dan rasa daun yang lezat. Daun pakis bisa diolah menjadi masakan seperti opor daun pakis, sayur bobor daun pakis, ditumis maupun diolah menjadi isi sup. Gunakan daun pakis muda yang teksturnya lunak. Daun pakis tua teksturnya liat sehingga kurang cocok diolah menjadi masakan. Memasak daun pakis sebaiknya  jangan terlalu lama atau dimasukkan sesaat sebelum masakan diangkat.  Memasak daun pakis terlalu lama akan membuat warna daun berubah menjadi kehitaman, dan tekstur terlalu lunak sehingga dari sisi tampilan kurang menarik.

Dari sisi nutrisi, daun pakis juga cukup bergizi. Setiap 100 g daun pakis mengandung energi 39 kkal, protein 4.5 g, lemak 0.4 g, karbohidrat 6.9 g, serat 2 g, kalsium 136 mg, fosfor 159 mg, besi 2.3 mg, vitamin C 2.5 mg dan karoten 3292 ug. Di tilik dari kandungan gizinya, daun pakis termasuk sayuran yang sangat bergizi. Kandungan kalsiumnya ternyata setara dengan kandungan susu sapi segar yang setiap 100 g-nya mengandung 143 mg, bahkan kandungan fosfor di dalam daun pakis jauh lebih tinggi dibandingkan susu sapi yang hanya mengandung 60 mg. Dan yang pasti daun pakis merupakan sayuran yang sangat kaya akan vitamin A (karoten). Teks & Foto: Budi Sutomo.

Menyambut Tiga Juta Pengunjung Blog - Bagi-Bagi Buku Gratis

0 komentar

Sebagai bentuk ucapan terimakasih telah mengunjungi blog Gizi dan Kuliner by Budi dan syukuran menyambut kunjungan blog yang ke tiga juta versi site meter. Saya akan membagikan tiga buku terbaru karangan saya. Caranya gampang, tinggalkan pesan dan alamat di postingan ini, sebutkan buku mana yang Anda inginkan. Nah, nantinya akan dipilih 3 pemenang akan diumumkan saat kunjungan blog ke 3 juta. Hadiah akan dikirim ke alamat Anda. Salam.

Pilihan bukunya adalah:
1. Menu Sehat Alami Untuk Batita dan Balita
2. Rahasia Sehat dengan Jus Buah dan Sayuran
3. Menu Keluarga Favorit dan Lezat

Jangan lupa, ikutan juga memilih video masakan favorit keluarga Anda di www.sahabatnestle.co.id dan dapatkan voucher belanja gratis.

Kapulaga - Rempah Wangi Berkhasiat Obat

0 komentar


Kapulaga  (Amomum compactum)  merupakan rempah dari buah tanaman suku jahe-jahean (Zingiberaceae). Buahnya menggerombol di sekitar permukaan pangkal batang. Buah yang disebut orang bule cardamom ini memiliki aroma  wangi yang  khas, rasa agak pedas, pahit  dengan efek sedikit ‘semriwing’ seperti senyawa mentol.


Dalam dunia kuliner kapulaga digunakan sebagai bumbu masakan maupun campuran minuman, khususnya minuman hangat. India, Pakistan, Banglades, Sirlanka, dan negara Timur Tengah adalah negara yang ‘royal’ menggunakan kapulaga dalam masakan. Mereka biasanya menggunakannya sebagai campuran bumbu kari, masakan daging, ayam atau ikan. Di Indonesai, Masyarakat Aceh dan Sumatera juga sering menggunakan kapulaga sebagai campuran bumbu masakan gulai, kari dan kalio. Sedangkan masyarakat Jakarta biasanya menggunakan bumbu ini sebagai campuran bumbu soto betawi. 


Varietas kapulaga banyak ragamnya, seperti kapulaga lokal yang berkulit putih dan kapulaga  India yang berkulit hijau. Di pasaran, kapulaga biasanya dijual dalam bentuk utuh dan bubuk. Penggunaanya sekitar 4-8 buah kapulaga untuk membuat 2 liter kari/kuah masakan.  Selain sebagai bumbu masak, kapulaga juga sering digunakan sebagai bahan baku jamu.  Biji kapulaga mengandung minyak esensial seperti cineol. Konon, kapulaga dapat digunakan sebagai obat pereda rematik, perut kembung, masuk angin, demam dan sakit ganguan usus. Teks & Foto: Budi Sutomo.

Buah Segar Khas Ramadan

0 komentar


Di Bulan Ramadan banyak makanan, minuman dan buah khas Ramadan yang di pasarkan. Diantaranya aneka buah-buahan segar seperti Timun Suri, Kurma, Blewah dan Kolang-kaling. Mari kita cermati apa nutrisi esensial buah khas ramadan dan manfaatnya bagi kesehatan tubuh.

Setelah seharian menahan lapar dan haus, mengawali buka puasa dengan minuman segar berbahan buah-buahan tentu sehat dan menyegarkan. Di dalam buah-buahan mengandung karbohidrat komplek dan gula buah (fruktosa). Nutrisi ini dapat memulihkan energi setelah tubuh kekurangan energi karena berpuasa. Buah-buahan juga mengandung karbohidrat komplek yang dicerna perlahan-lahan selama berpuasa. Serat yang tinggi di dalam buah akan memberi rasa kenyang lebih lama sehingga rasa lapar bisa ditekan selama berpuaasa. Sebagian besar buah juga mengandung banyak air dan mineral yang dapat mengganti ion tubuh yang hilang selama berpuasa. Berikut buah-buah khas Ramadan ditilik dari sisi nutrisi.

Blewah (Cucumis melo cantalupensis)

Buah ini masih kerabat dekat buah melon. Melon memiliki cita rasa yang segar dan mengandung banyak air. Selain sebagai campuran es buah, blewah juga bisa diolah menjadi jus.

Blewah memiliki kandungan fruktosa dan glukosa, gula buah sederhana yang cepat diserap tubuh sehingga bisa memberikan energi instan. Kalsium di dalam blewah termasuk tinggi, demikian juga dengan  kandungan vitamin A. Baik untuk menjaga kesehatan tulang dan mata.

Betakaroten di dalam blewah bersifat antioksidan, manfaatnya melindungi tubuh dari radikal bebas penyebab kanker. Sedangkan vitamin C di dalam blewah berfungsi sebagai anti bakteri dan anti virus, bermanfaat meningkatkan setamina sehingga tubuh tidak mudah terserang penyakit. Sementara tingginya kalium di dalam blewah mampu mengendalikan tekanan darah, cocok bagi penderitaa hipertensi. Sementara serat yang tinggi mencegah tubuh dari serangan kanker kolon. Blewah juga memiliki indeks glikemik yang rendah, aman dikonsumsi bagi penderita diabetes dan obesitas.

Setiap 100 g blewah mengandung, energi 34 kkal, protein 0.84 g, serat 0.9 g, gula 7,86 g, kalsium 9 mg, vitamin C 36,7 mg, vitamin A 3.382 IU dan vitamin E 0.05 mg.

Timun Suri (Cucumis sativus)

Termasuk keluarga labu labuan atau Cucurbitaceae, buah timun suri memiliki tekstur yang mudah rusak ketika matang, beraroma harum dan daging buah bercita rasa manis. Cocok sebagai bahan baku minuman seperti es buah atau jus.

Timun suri banyak mengandung air, baik dikonsumsi untuk mengembalikan cairan tubuh. Serat di dalam timun suri mampu mencegah timbulnya kanker saluran pencernaan, seperti kanker usus dan kolon. Ini karena sifatnya serat mengikat zat-zat karsinogen penyebab kanker yang ada di saluran pencernaan.


Kolang-Kaling  (Arenga pinnata)

Kolang kaling atau yang sering disebut sebagai Buah Atap adalah biji buah dari Pohon Aren. Setelah diproses dan dimasak, akan dihasilkan biji kolang-kaling berwarna putih, kenyal dan segar. Cocok sebagai bahan baku minuam, es atau campuran isi kolak.

Ditilik dari sisi nutrisi, kolang kaling kaya akan serat dan mineral. Setiap 100 g kolang-kaling mengandung energi 27 kkal, protein 0,4 g, lemak 0,2 g, karbohidrat 6 g, serat 1,6 g, kalsium 91 mg, fosfor 243 mg dan zat besi 0,5 mg. Tingginya kandungan mineral seperti kalsium, besi dan fosfor akan menjaga tubuh tetap bugar dan sehat selama berpuasa.

Perlu dicermati dalam memilih kolang-kaling adalah, pilih yang masih segar, biasanya ditandai buah tidak berlendir, rasa netral dan aroma tidak asam. Buah kolang-kaling segar lebih disarankan dibandingkan dengan manisan kolang-kaling yang sudah ditambahkan gula dan pewarna. Mengingat bahaya bahan pewarna makanan yang disinyalir menjadi karsinogen penyebab kanker, karenannya pilih kolang-kaling yang berwarna putih alami.

Buah Kurma (Phoenik dactylifera)

Buah kurma memiliki kandungan kalori tinggi dan mudah dicerna, kondisi ini menjadikannya cocok dikonsumsi seteleh berpuasa. Manfaat istimewa lain kurma adalah adanya zat aktif kalium dan salisilat. Zat ini dapat dipercaya dapat mengurangi risiko serangan stroke, menurunkan demam dan menghilangkan rasa sakit.

Selain karbohidrat dalam bentuk gula dan pati, buah kurma juga mengandung beragam vitamin dan mineral penting yang bermanfaat untuk tubuh. Dalam setiap 100 gr kurma terkandung vitamin A 50 IU, tiamin 0,09 mg, ribovlafin 0,10 mg, niasin 2,20 mg dan kalium 666 mg. Sedangkan mineral penting terkandung adalah magnesium, potassium, dan kalsium.

Menurut penelitian dr Anwar EL Mufti dari Mesir, kurma mengandung 70 % zat gula(fruktosa). Zat gula ini tidak berbahaya bagi kesehatan karena sudah diolah secara alami. Seperti gula buah pada umumnya, fruktosa mudah dicerna dan diserap oleh tubuh. Untuk orang berpuasa, kurma sangat cocok dikonsumsi saat berbuka untuk mengembalikan energi yang hilang secara cepat setelah seharian berpuasa. Teks & Foto: Budi Sutomo.

Satu Resep Dua Hasil Masakan Berbeda - Lauk Praktis, Sehat & Bergizi untuk Keluarga

0 komentar

Satu resep bisa menghasilkan dua masakan yang berbeda. Masakan dibuat ala chef dan ala rumahan. Seperti apa serunya kompetisi acara masak The Chef & The Cook Sahabat Nestle. Penasaran kan akan hasilnya?. Saksikan dalam video masak berikut:

Masakan Padang Favorit

0 komentar

Masakan tradisional Indonesia banyak ragamnya. Seperti masakan Padang yang populer hingga ke mancanegara. Selain Rendang, Lauk Gadang, Sate Padang, Soto Padang, Sayur Kapau dan Ketupat Minang, masih ada hidangan sayuran khas Padang yang lezat dan menggugah selera. Seperti Gulai Rebung. Lauk dari sayur rebung muda berkuah santan yang gurih dan pedas. Selamat Mencoba. Resep/Foro/Food Stylist/Dapur Uji: Budi Sutomo.


Gulai Rebung


Bahan:

700 g rebung muda, potong-potong

1.5 lt santan dari 1 ½  butir kelapa

4 sdm minyak goreng

Bumbu:

10 butir bawang merah, haluskan

4 siung bawang putih, haluskan

6 buah cabai merah keriting, haluskan

4 cm kunyit, bakar,  haluskan

6 butir kemiri, haluskan

3 potong asam kandis/1 sdm air asam jawa

2 batang serai, memarkan

3 lembar daun jeruk

2 lembar daun kunyit

1 sdt garam halus

Cara Membuat:

1.      Panaskan minyak, tumis semua bumbu halus hingga harum. Tambahkan daun jeruk, daun kunyit, serai, asam kandis dan garam, aduk rata.

2.      Tuang santan dan rebung, masak sambil diaduk-aduk hingga matang dan kuah agak mengental. Angkat.

3.      Tuang gulai rebung ke dalam mangkuk saji. Hidangkan.

Untuk 7 Porsi

Tip: Rebung bisa diganti dengan nangka muda dan menjadi gulai nangka muda. Saat memasak gulai sebaiknya sering diaduk-aduk agar santan tidak pecah.

Video Membuat Es Cendol Apel - Acara The Chef & The Cook Sahabat Nestle

0 komentar

Es cendol apel ini minuman yang sehat, segar dan bergizi. Selain apel sebagai bahan cendol, umbi bengkoang juga bisa dijadikan sebagai pengganti apel. Praktekan dan saya pecaya, minuam ini akan menjadi salah satu kudapan favorit keluarga Anda. Selamat Mencoba.

Video Batagor Bayam - Chef Budi Sutomo

0 komentar

Kudapan yang satu ini lezat, mudah dibuat dan bahannya mudah didapat. Selain disajikan dengan saus kacang, batagor ternyata juga lezat disantap dengan kuah ebi. Saksikan cara membuatnya dan sajikan untuk keluarga tercinta di rumah.

Video Cara Membuat Rujak Pengantin - The Chef & The Cook

0 komentar

Masakan ini bisa dijadikan hidangan pembuka, pelengkap lauk atau kudapan sehat. Bahannya aneka sayuran dengan saus sebagai pelengkap. Pilihan saus bisa bercita rasa Eropa seperti mayonaise atau nuansa tradisional berupa saus kacang yang legit, asam dan pedas.

Video Cara Membuat Pasta Lacto Vegetarian - Sahabat Nestle

0 komentar

Bagi Anda penganut diet vegetarian, hidangan pasta ini bisa menjadi menu pilihan yang wajib Anda coba. Legitnya saus jamur dan kenyalnya pasta terasa pas disantap panas dengan taburan keju parut di atasnya.


Video Pizza Roti Hias Pasta - The Chef & The Cook

0 komentar

Setelah menyaksikan video ini, ternyata terbukti, membuat pizza tidak perlu repot dengan membuat pizza dough yang memakan waktu lama. Dengan roti tawar, mini pizza yang lezat bisa dibuat dalam sekejap. Hasilnya menarik dan tentu saja rasa yang lezat. Selain sebagai menu sarapan, pizza roti hias pasta juga cocok sebagai bekal anak sekolah atau ke kantor.

Tumis Tahu Kailan

0 komentar

Tahu merupakan bahan pangan sumber protein nabati yang murah dan mudah didapat. Tahu juga mudah dicerna karena memiliki tekstur yang lunak. Cocok disajikan sebagai lauk anak-anak hingga lansia. Tumis Tahu Kalian bisa Anda coba sebagai alternatif menu harian keluarga. Resep/Foto/Dapur Uji: Budi Sutomo

Bahan:
200 g tahu, potong dadu
150 g kailan, potong-potong
100 g paprika merah, potong dadu
2 sdm saus tiram
1 sdt minyak wijen
100 ml air
2 sdm minyak goreng
Bumbu:
60 g bawang bombay, potong korek api
3 siung bawang putih, cicnang kasar
1 sdt gula pasir
1 sdt garam halus
Cara Membuat:
1. Panaskan minyak, tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum. Masukkan potongan tahu, saus tiram dan minyak wijen. Masak hingga tahu berubah warna.
2. Masukkan gula pasir, garam dan air, aduk rata. Masak hingga air mendidih. Tambahkan paprika dan kailan. Masak hingga semua bahan matang. Angkat. Tuang ke dalam pinggan saji. Hidangkan.
Untuk 3 Porsi

Tip: Kailan bisa diganti dengan caisim, brokoli, bayam atau kacang panjang.

 
  • Ilmu Memasak © 2012