Cover Majalah Female Health by Budi

0 komentar

Majalah wanita FEMALE edisi Desember 2008 memberikan super bonus berupa majalah Female Health. Turut bangga karena sebagai cover berupa puding cantik dan halaman rubrik Food Wise yang mengangkat tema "Delicious Organic Recipes" adalah hasil karya budiboga.








Kue Bapel Kismis

0 komentar

Kue bapel merupakan kombinasi antara adonan cake dan roti. Tekstur kue berserat dengan aroma wangi khas roti. Gurihnya santan dan manisnya kismis menjadikan kue bapel ini berbeda dari biasanya. Selamat mencoba. Resep/Dapur Uji/Foto/Food Stylist: Budi Sutomo

Bahan:

250 g kentang, kukus, haluskan

200 g tepung terigu protein sedang/cap segitiga biru

200 ml susu tawar cair (ultra milk)

350 ml santan cair dari ½ butir kelapa

4 butir telur

225 g gula pasir

3 sdm margarin, lelehkan

¼ s dt bubuk kayu manis/bubuk vanili/vanilla pasta

10 g ragi instan/instant yeast/fermipan

½ sdt garam halus

50 g kismis

Cara Membuat:

  1. Kocok telur bersama gula dan garam hingga mengembang kaku. Masukkan tepung terigu, kentang, ragi instan, bubuk kayu manis/vanili dan susu tawar cair. Aduk rata.
  2. Tuang santan dan margarin cair sedikit demi sedikit sambil terus diaduk hingga tercampur rata. Diamkan adonan selama 1 jam diruangan yang hangat dan tertutup hingga adonan mengembang dua kali lipat dari banyaknya adonan awal.
  3. Tambahkan kismis, aduk rata. Panaskan cetakan bapel listrik, tuang adonan hingga cetakan penuh. Tutup cetakan dan panggang selama 15 menit atau hingga matang. Angkat. Atur di dalam piring saji, hidangkan hangat.

Untuk 20 Buah

Blog & Website Kuliner Pilihan Majalah Femina

0 komentar


Majalah Femina No 47 yang beredar 27 Novembe – 3 Desember 2008 menurunkan tulisan berjudul Dunia Kuliner Tanpa Batas di rubrik Rupa-Rupa.

Berbagai macam blog dan dan website kuliner baik dalam dan luar negeri diulas dengan apik oleh majalah wanita mingguan ini. Sebagai nara sumber, ada Mbak Fatmah Bahlawan dari Natural Cooking Club, Jenny Kwok, Odilia Winneke dan Indah Siti Hermayanti. Tentu semuanya adalah para pengelola web dan blog kuliner di Indonesia.


Femina juga merekomendasikan 11 Website dan Blog Kuliner Pilihan, baik dari dalam maupun luar negeri. Merasa tersanjung karena blog budiboga termasuk di dalamnya. Berikut daftar blog dan web kuliner pilihan majalah femina.

Kuliner Lokal

www.rudychoirudin.com

www.ilmu-memasak.blogspot.com

www.yongkigunawan.com

www.panganplus.com

www.resepkita.com

www.resep-online.blogspot.com

www.resepmasakanmu.com

www.slimgourmet.com

www.agsfood.net

www.restoDB.com

www.sendokgarpu.com

Kuliner Asing









www.foodnetwork.com

www.bbcgoodfood.com

www.bestrecipes.com

www.allrecipes.com

www.epicurious.com

www.recipezaar.com

www.foodtv.com

www.foodandwine.com

www.marthastewart.com

www.foodster.com

www.pastrycentral.com

Talk Show & Demo Masak

0 komentar

Talk Show Inspiring Club Prodo Indonesia

Majalah wanita Prodo bersama Lafira Even Organizer menggelar talk show bertema “Peran Ganda Ibu Dalam Menunjang Kesuksesan Suami Berkarya” Acara berlangsung Sabtu 15 November 2008 dan bertempat di Convention Hall Permata Hotel-Banten.

Talk show dipandu oleh Krisna Mukti. Selain dr. Boyke Dian Nugraha,SpOG,MARS sebagai pembicara. Budi Sutomo ikut mendemokan aneka resep masakan praktis. Di penghujung acara, demo make up dari La Tulipe dan fashion show membuat suasana talk show semakin meriah.

Variasi Menu Anak

0 komentar

Agar terpenuhi seluruh kebutuhan gizinya, seorang anak harus dibiasakan makan dengan variasi menu dan bahan yang beragam. Tempe Kuah Kaldu adalah salah satu variasi hidangan anak yang sehat dan padat gizi. Selamat Mencoba. Resep/Dapur Uji/Food Stylist/Foto: Budi Sutomo


Tempe Kuah Kaldu


Bahan:

150 g tempe, potong dadu

60 g buncis, potong dadu

60 g wortel, potong dadu

100 ml susu tawar cair/santan cair

250 g kaldu daging/air

4 siung bawang merah,iris halus

2 siung bawang putih, cincang kasar

1 sdt gula pasir

1 sdt garam halus

2 sdm minyak zaitun/minyak goreng

Cara Membuat:

1. Panaskan minyak tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum. Masukkan potongan tempe, aduk rata.

2. Tuang kaldu/air, aduk rata. Tambahkan buncis, wortel, gula pasir dan garam. Masak hingga mendidih.

3. Tambahkan susu/santan cair. Didihkan sebentar, angkat. Sajikan hangat.

Untuk 3 Porsi

Menu Sarapan - Kaserol Roti Lapis Daging

0 komentar

Kebiasaan sarapan hanya dengan dua potong roti tawar yang diolesi mentega, selai atau taburan myses tidaklah baik. Sarapan ini hanya kaya akan, kalori, karbohidrat dan lemak, namun miskin protein, vitamin, mineral dan serat. Kaserol Roti Lapis Daging bisa menjadi pilihan menu sarapan yang sehat dan padat gizi. Selamat Mencoba. Resep/Dapur Uji/Food Stylist/Foto: Budi Sutomo


Kaserol Roti Lapis Daging

Bahan:

200 g roti tawar

3 butir telur,kocok lepas

150 ml susu tawar cair

¼ sdt garam halus

¼ sdt lada halus

40 g keju cheddar, parut

Isi:

150 g daging sapi cincang

50 g tomat, potong dadu kecil

50 g paprika merah, potong dadu

50 g bayam, iris kasar

1 sdm bawang bombay cincang

2 sdm saus tomat

¼ sdt lada halus

¼ sdt pala halus

¼ sdt garam halus

2 sdm minyak zaitun/minyak goreng

Cara Membuat:

1. Isi: panaskan minyak, tumis bawang bombay hingga harum. Masukkan daging cincang, aduk hingga daging berubah warna. Bumbui saus tomat, paprika, lada, pala, garam, aduk rata. Tambahkan bayam dan tomat. Masak hingga semua bahan matang. angkat.

2. Di tempat terpisah, kocok telur, susu tawar cair, lada dan garam. Sisihkan.

3. Siapkan pinggan tahan panas yang telah diolesi dengan sedikit margarin. Atur potongan roti tawar. Masukkan tumisan daging, ratakan. Siram atasnya dengan campuran kocokan telur dan susu. Taburi keju parut.

4. Panggang/kukus hingga matang. Angkat, hidangkan hangat.

Untuk 3 Porsi

Diet Penderita Penyakit Asam Urat

0 komentar

Penyakit asam urat atau artitis gout erat kaitanya dengan pola makan. Salah satu cara penyembuhan tentu dengan mengontrol asupan makanan tinggi purin. Apa dan bagaimana tata laksana diet rendah purin? Simak ulasan berikut.

Makanan diperlukan tubuh untuk beraktivitas, tumbuh, berkembang serta memelihara kesehatan tubuh. Namun tidak semua makanan diperlukan tubuh. Seperti purin yang ada di dalam bahan pangan. Bagi penderita asam urat, purin harus dihindari atau dibatasi asupannya. Jika tidak, tubuh akan kelebihan asam urat. Akibatnya timbul gejala rasa nyeri pada sendi yang disebabkan terbentuknya kristal putih dari asam urat di persendian.

Penyakit Asam Urat

Prof DR Dr Harry Isbagio SpPd-KR Kger, Guru Besar Reumatologi FKUI-RSCM menjelaskan bahwa penyakit asam urat termasuk dalam golongan penyakit rematik (artitis gout). Penyakit ini disebabkan oleh penumpukan asam urat (monosodium urat) yang masuk ke dalam rongga sendi. Asam urat terbentuk jika tubuh mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung purin.

Di dalam buku Perencanaan Menu untuk Penderita Asam Urat, Ir. Diah Krisnatuti, M.S, dkk menjelaskan, di dalam bahan pangan, purin terdapat dalam asam nukleat berupa nukleoprotein. Ketika di konsumsi, di dalam usus, asam nukleat ini akan dibebaskan dari nukleoprotein oleh enzim pencernaan. Selanjutnya, asam nukleat dipecah lebih lanjut menjadi purin dan pirimidin. Purin teroksidasi menjadi asam urat.

Jika pola makan tidak dirubah, kadar asam urat dalam darah yang berlebihan akan menimbulkan menumpuknya kristal asam urat. Apabila kristal terbentuk dalam cairan sendi, maka akan terjadi penyakit gout (asam urat). Lebih parah lagi jika penimbunan ini terjadi dalam ginjal, tidak menutup kemungkinan akan menumpuk dan menjadi batu asam urat (batu ginjal).

Batasi Asupan Purin

Agar terhindar dari penyakit gout, salah satu caranya adalah menjaga kadar asam urat dalam darah di posisi normal, yaitu 5-7 mg%. Batasan tertinggi untuk pria adalah 6,5 mg% sedangkan untuk wanita 5,5 mg%. Di atas batas ini, biasanya akan terjadi pengkristalan.

Menurut ahli gizi FKUI, Dr. Luciana B Sutanto, MS.SpGK, dalam kondisi normal sebenarnya asam urat bisa dikeluarkan tubuh melalui ari seni dan keringat. Namun asam urat akan tergangu pengelurannya jika fungsi kerja ginjal tergangu atau tubuh sedang sakit diabetes, kelainan genetik (kelainan enzim), obesitas dan konsumsi makanan tinggi purin secara berlebihan.

Diet normal biasanya mengandung 600-1.000 mg purin per hari. Namun bagi penderita gout, asupan purin harus dibatasi sekitar 100-150 mg purin per hari. Kita susah menghilangkan sama sekali asupan purin ke dalam tubuh karena hampir semua bahan pangan terutama sumber protein mengandung purin. Namun kita bisa mengontrol asupan purin dengan cara memilih bahan pangan yang rendah kandungan purinnya.

Batasi dan Hindari

Bagi penderita asam urat, pola diet yang harus diikuti adalah memberikan kalori sesuai kebutuhan tubuh. Sedangkan karbohidrat sebaiknya dari kabohidrat komplek seperti nasi, singkong, ubi dan roti. Hindari karbohidrat sederhana seperti gula, sirup atau permen. Fruktosa dalam krbohidrat sederhana dapat meningkatkan kadar asam urat serum.

Penderita asam urat harus menjalani diet rendah protein karena protein dapat meningkatkan asam urat, terutama protein hewani. Protein diberikan 50-70 g per hari. Sedangkan sumber protein yang dianjurkan adalah sumber protein nabati dan protein yang berasal dari susu, keju dan telur.

Lebih lanjut, Dr. Luciana juga menyarankan untuk membatasi konsumsi lemak. Lemak dapat menghambat ekskresi asam urat melalui urin. Batasi makanan yang digoreng, penggunaan margarin, mentega dan santan. Ambang batas lemak yang boleh dikonsumsi adalah 15 % dari total kalori/hari.

Dr. Luciana juga menyarankan untuk banyak minum air putih, minimal 2.5 liter/hari. Konsumsi cairan yang tinggi dapat membantu mengeluarkan asam urat melalui urin. Sedangkan alkohol,tape dan brem harus dijauhi. Bahan pangan mengandung alkohol ini dapat meningkatkan asam laktat plasma, asam yang dapat menghambat pengeluaran asam urat dari dalam tubuh melalui urin.

Makanan untuk diet asam urat menjadi tiga jenis, yaitu bahan makanan yang tinggi purin, kandungan purin sedang dan rendah.

Tinggi Purin (150-1000 mg/100 g bahan pangan)

  • ikan teri, otak, jerohan, daging angsa, burung dara, telur ikan, kaldu, sarden, alkohol, ragi dan makanan yang diawetkan

Sedang ( 50-100 mg/100 g bahan pangan)

  • Bahan pangan ini sebaiknya dibatasi 50 g/hari. Ikan tongkol, tenggiri, bawal, bandeng, daging sapi, daging ayam, kerang, asparagus, kacang-kacangan, jamur, bayam, kembang kol, buncis, kapri, tahu, tempe.

Rendah Purin (0-100 mg/100 g bahan pangan)

  • Nasi, roti, makaroni, mi, crackers, susu, keju, telur, sayuran dan buah buahan kecuali durian dan alpukat. Teks & Foto: Budi Sutomo

 
  • Ilmu Memasak © 2012