MENGATASI MASALAH ANAK SUSAH MAKAN

0 komentar

Makanan bergizi merupakan salah satu faktor penentu tercapainya pertumbuhan dan perkembangan optimal di masa balita. Apalagi, pada masa ini perkembangan otak masih berlangsung. Namun, sering orang tua mengalami kesulitan memberikan makan pada anak. Berikut ini tip dan trik mengatasi masalah-masalah makan agar si buah hati tumbuh sehat, cerdas, dan kreatif.


Balita Susah Makan

Masalah ini paling sering dikeluhkan orang tua. Hal ini patut segera diatasi. Susah makan dalam waktu berkepanjangan bisa menyebabkan kurang gizi, pertumbuhan terganggu, serta gangguan perkembangan dan kecerdasan. Berbahaya, bukan? Coba ikuti tip dan trik berikut ini untuk mengatasi si kecil yang susah makan.

  1. Berikan balita makanan sesuai dengan tahap makanannya. Pada usia ini, balita mulai diberi makanan keluarga dan tinggalkan makanan bayinya.
  2. Berikan makan secara sedikit demi sedikit, tetapi sering. Jangan paksakan anak karena pencernaan balita belum sempurna dan bisa membuat anak tidak menyukai makanan itu seumur hidupnya.
  3. Balita memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Untuk menarik minat makannya, libatkan dia untuk menyiapkan makanannya sendiri, sekaligus mengenalkan makanan yang dimakannya.
  4. Variasikan jenis makanan yang diberikan. Hindari memberikan makanan yang itu-itu saja. Makanan baru bisa membuat anak lebih bersemangat makan.
  5. Sajikan makanan semenarik mungkin. Tidak hanya bentuk, tapi juga tekstur, rasa, dan warna.
  6. Gunakan piranti saji dengan bentuk dan warna yang menarik. Pilih piranti berlabel food grade sehingga aman dan tidak mencemari makanan anak.
  7. Ajaklah anak makan dengan pendekatan yang baik, tanpa memaksa. Gunakan nada suara lembut dan bisa jelaskan arti pentingnya makan buatnya.
  8. Ciptakan suasana makan yang menyenangkan, bisa dengan mendongeng, mendengarkan musik, atau mengajak makan bersama dengan teman-temannya.
  9. Kontrol pemberian kudapan dan susu di antara jam makan. Jika berlebihan bisa membuat anak masih kenyang saat memasuki jam makan.
  10. Hindari kudapan yang rasa manis dan asinnya berlebihan karena membuat anak banyak minum sehingga anak sudah kenyang sebelum mengonsumsi makanan utamanya.
  11. Hindari pemberian air putih yang berlebihan. Air putih baik untuk memenuhi cairan dalam tubuh, tetapi tidak mengandung nilai gizi. Jangan sampai air putih menggantikan susu yang kaya gizi.
  12. Beri kesempatan pada anak untuk memilih menu yang disukai. Gantilah jika anak bilang tidak menyukai makanan itu dan tanyakan jenis makanan apa yang diinginkan.
  13. Selalu gunakan pendekatan yang lembut, tanpa ancaman dan hukuman. Hal ini bisa membuat anak protes, misalnya dengan melakukan aksi mogok makan. Teks & Foto: Budi Sutomo

Camilan Sehat - Kacang Edamame

0 komentar

Kacang Edamame (Vegetable Soybean) atau sering disebut dengan kacang Jepang sedang menjadi trend camilan sehat. Selain kaya akan vitamin A, kacang ini juga tinggi protein dan serat.

Orang Cina menyebut kacang ini dengan sebutan ‘Mau Dou’, namun jika dilihat dari muasal namanya, kacang edamame berasal dari bahasa Jepang, dari kata ‘Eda’ yang berarti cabang dan ‘Mame’ yang artinya kacang. Atau bisa diartikan buah kacang yang tumbuh di bawah cabang. Sedangkan masarakat Eropa menyebutnya sebagai Green Soybean, Sweet Soybean atau Vegetable Soybea.

Selain enak untuk campuran salad, sup maupun ditumis, keluarga kedelai ini juga lezat dimakan sebagai cemilan dengan cara hanya direbus dengan tambahan sedikit garam. Ditilik dari sisi nutrisinya, kandungan gizi kacang edamame sarat akan gizi. Selain protein, vitamin, lemak, dan karbohidrat, edamame juga mengandung beragam mineral esensial, Kacang ini juga kaya akan serat yang dapat memperlancar proses pencernaan dan mencegah timbulnya kanker kolon.

Anda tertarik mengolah kacang ini sebagai camilan? Caranya sangat mudah, didihkan air dengan sedikit garam dan gula pasir. Rebus kacang edamame hingga matang. Angkat, tiriskan. Siram dengan air dingin matang agar warna kulit tetap terlihat hijau segar. Teks & Foto: Budi Sutomo

Kupas Tuntas Kue Tradisional - Sagon Panggang

0 komentar

Kue berbahan dasar kelapa parut dan tepung ketan ini memiliki cita rasa yang lezat. Kombinasi rasa gurih, manis dan wangi membuat sagon selalu ‘ngangeni’. Anda ingin membuatnya sendiri? Perhatikan kiat-kiatnya agar tidak terjadi kegagalan.

Konon kue ini berasal dari Pulau Jawa, adapun kualitas kue sagon yang baik ditandai dengan ciri-ciri sebagai berikut; tekstur kering, renyah, cita rasa manis dan gurih, tidak tengik serta warna merata kuning kecokelatan. Resep/Dapur Uji/Food Stylist/Foto: Budi Sutomo.

Tip Sukses

  1. Sagong panggang terbuat dari bahan dasar tepung ketan, kelapa dan gula pasir. Pilih tepung ketan yang baru agar aroma wangi dan hasilnya prima.
  2. Kelapa pilih yang tua, kupas kulit arinya agar hasil sagon tidak kehitaman.Jika sagon tidak renyah/keras, kemungkinan disebabkan karena kelapa dan tepung ketan yang digunakan tidak disangrai terlebih dahulu.
  3. Sifat tepung ketan adalah lengket, jika tepung disangrai terlebih dahulu, sifat lengket akan berkurang sehingga kue lebih renyah. Kelapa yang tidak disangrai juga menyebabkan adonan lembek karena kadar santan dan air yang tinggi dari parutan kelapa. Akibatnya kue menjadi keras/liat.
  4. Jangan memanggang kue ini dalam suhu yang terlalu tinggi karena akan menyebabkan kue belum kering namun warnanya sudah menjadi gelap/gosong.

Sagon Panggang

Bahan:

500 g kelapa, kupas,parut memanjang

150 g tepung ketan

100 g gula pasir

50 g margarin

60 ml air

½ sdt vanili bubuk/pasta

½ sdt garam halus

Cara Membuat:

  1. Sangrai tepung ketan selama 10 menit dengan api sedang. Ditempat terpisah, sangrai kelapa hingga kering. Sisihkan.
  2. Campur tepung ketan, kelapa sangrai, gula, garam, margarin, air dan vanili. Aduk rata.
  3. Ambil cetakan kue kering berlubang namun tanpa dasar dengan ketinggian dinding cetakan 5 mm. Masukkan adonan, tekan dan padatkan. Angkat cetakan. Lakukan hingga adonan habis.
  4. Panggang adonan di dalam oven bertemperatur 160oC selama 15-20 menit atau hingga kue matang, kering dan berwarna kuning kecokelatan.
  5. Angkat. Dinginkan.Kemas kue di dalam stoples kedap udara/bok plastik mika.

Untuk: ± 800 g

Tip: Tepung ketan bisa diganti dengan tepung kanji. Gula halus bisa diganti dengan gula pasir. Biarkan kue dingin di ata loyang agar sagon kering sempurna.

Makanan Vegetarian

0 komentar


Gaya hidup vegetarian kembali menjadi trend. Tidak hanya tubuh lebih sehat, pola makan ini juga ramah lingkungan.

Kendala diet vegetarian memang adalah terbatasnya bahan pangan yang diperbolehkan untuk dimakan. Resep/Dapur Uji/Foto/Food Stylist: Budi Sutomo

Kiat Sehat Diet Vegetarian:

1. Variasikan menu dan bahan pangan yang dikonsumsi. Menyukai makanan tertantu yang berlebihan bisa menyebabkan kekurangan dan kelebihan zat gizi. Dengan menu yang beragam, maka kebutuhan gizi tubuh semakin lengkap karena masing-masing bahan berbeda kandungan gizinya.

2. Kebutuhan protein penganut vegetarian memang terbatas hanya protein nabati. Disarankan di dalam setiap menu ada unsur kacang-kacangan dan hasil olahannya. Seperti susu kedelai, tempe dan tahu. Menghingat bahan pangan ini merupakan sumber protein nabati yang baik.

3. Batasi penggunaan lemak, garam dan gula. Meskipun diperbolehkan, ketiga bahan ini akan memicu beragam penyakit. Seperti hipertensi, diabetes, jantung dan obesitas.

4. Jika Anda menjadi vegetarian bukan karena alasan agama/kepercayaan. Usahakan Anda tetap mengkonsumsi ikan, susu atau telur agar kebutuhan protein tubuh tercukupi.

5. Hindari makanan kemasan karena dimungkinkan mengandung pengawet, pewarna dan pemberi rasa (MSG) yang berifat karsinogen penyebab kanker.

6. Jangan mengolah bahan makanan terlalu matang karena akan merusak unsur gizi, terutama golongan vitamin yang mudah rusak selama proses pemanasan.

7. Agar lebih sehat, gunakan teknik memasak rebus, kukus atau panggang yang menggunakan sedikit.

Tumis Jamur Asparagus

Bahan:

250 g asparagus, bersihkan, potong-potong
100 g jamur kancing/merang, potong-potong
100 g paprika merah, potong korek api
75 ml air
2 sdm minyak goreng
Bumbu:
3 siung bawang putih, cincang
2 sdm bawang bombay cincang
2 sdm saus tiram
1 sdm kecap asin
1 sdt gula pasir
½ sdt garam halus

Cara Membuat:
1. Panaskan minyak, tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum.
2. Masukkan jamur, aduk rata. Tuang air, kecap asin, saus tiram, gula pasir dan garam. Aduk rata.
3. Tambahkan paprika dan asparagus. Masak sambil diaduk-aduk hingga semua bahan matang. Angkat. Tuang ke dalam pinggan saji, hidangkan hangat.

Untuk 4 Porsi

Mengajarkan Gizi Pada Anak Dengan Cara Menyenangkan

0 komentar

Senang sekali ikut terlibat di dalam proyek buku ini. Sebuah buku yang baik untuk bahan bacaan anak-anak agar mengerti akan makanan sehat dan bergizi sejak usia dini.

Membekali anak pengetahuan gizi sejak dini sangat baik untuk kehidupan anak di masa yang akan datang. Dengan pengetahuan gizi yang baik, seseorang dapat tumbuh sehat dan berkembang dengan optimal.

Produsen makanan sehat, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk bekerjasama dengan PT Gramedia Widiasarana Indonesia (GRASINDO). Menerbitkan buku berjudul 4 Sehat 5 Sempurna. Sebagai bentuk kepedulian PT Japfa terhadap pengetahuan gizi anak di Indonesia. Buku ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan anak akan pengetahuan dasar tentang makanan sehat serta ilmu gizi.

Saya turut berbangga hati karena dipercaya sebagai penulis cerita di dalam buku 4 Sehat 5 Sempurna. Buku ini sangat menarik dibaca anak karena dibuat dengan alur cerita bergambar. Tidak menggurui namun sarat akan ilmu.

Bagi Anda yang ingin membekali anak akan pengetahuan makanan sehat. Buku ini sudah bisa Anda miliki dan bisa di dapatkan pada jaringan toko buku Gramedia.


Judul:

4 Sehat 5 Sempurna

Penulis Cerita:

Budi Sutomo

Penerbit:

PT Grasindo

Harga:

Rp. 20.000

Catatan:

Buku bisa di dapatkan pada seluruh jaringan toko buku Gramedia

Makanan Sehat Untuk Anak

0 komentar

Seorang anak belum bisa menentukan makanannya sendiri. Kebiasaan jajan disembarang tempat memungkinkan anak mengkonsumsi makanan tidak bersih serta mengandung berbagai macam bahan kimia berbahaya. Baik yang berasal dari pewarna, pemberi rasa, atau pengawet. Bola-Bola Ayam bisa menjadi pilihan kudapan anak yang sehat dan padat gizi. Selamat mencoba. Resep/Dapur Uji/Food Stylist/Foto: Budi Sutomo


Bola-Bola Ayam


Bahan:

400 g daging ayam, cincang

3 sdm tepung terigu

150 ml susu tawar cair

½ sdm margarin

1 butir telur, kocok lepas

40 g wortel, potong dadu kecil

Minyak untuk menggoreng

Bumbu:

3 siung bawang putih, haluskan

2 siung bawang merah, haluskan

1 batang daun bawang, iris halus

½ sdt lada halus

½ sdt garam halus

Lapisan:

2 butir telur, kocok lepas

60 g tepung panir

Cara Membuat:

  1. Panaskan margarin, tumis bawang merah daan bawang putih hingga harum. Tuang tepung terigu yang telah dilarutkan ke dalam susu tawar cair. Masak sambil terus diaduk hingga mendidih. Angkat.
  2. Tuang bubur terigu ke dalam daging ayam cincang. Tambahkan, wortel, lada, garam, daun bawang dan telur, aduk rata.
  3. Ambil satu sendok makan adonan. Bentuk menjadi bulatan-bulatan. Lakukan hingga adonan habis.
  4. Celupkan bola-bola ayam ke dalam kocokan telur, gulingkan ke atas tepung panir hingga seluruh permukaan terselimuti tepung.
  5. Panaskan minyak, goreng bola-bola ayam hingga matang dan berwarna kuning kecokelatan. Angkat. Atur di dalam piring saji. Hidangkan hangat.

Untuk 30 Buah

Tip: Daging ayam bisa diganti udang cincang, ikan cincang atau daging sapi cincang. Penyajian bisa dilengkapi dengan saus tomat.

Membuat Snack Praktis - Chocolate Truffle

0 komentar

Snack cantik dengan cita rasa lezat tidak selalu susah dibuat. Chocolate truffle adalah makanan kecil yang mudah dan cepat dibuat. Hasilnya, kue mungil dengan cita rasa lezat dan tampilan menggugah selera. Selamat Mencoba. Resep/Foto/Dapur Uji/Food Stylist: Budi Sutomo

Chocolate Truffle


Bahan:

250 g dark cooking chocolate

60 g corn flakes

30 g margarin/mentega

60 g gula halus

100 g kacang tanah, goreng, cincang kasar

60 g chocolate rice/misyes untuk taburan


Cara Membuat:

  1. Tim cokelat, gula halus, dan margarin hingga meleleh. Aduk rata, angkat.
  2. Selagi hangat, masukkan kacang tanah sangrai dan corn flakes. Aduk secara cepat hingga tercampur rata.
  3. Ambil satu sendok makan adonan, bentuk menjadi bulatan-bulatan. Gulingkan ke atas chocolate rice hingga seluruh permukaan terselimuti. Lakukan hingga adonan habis.
  4. Hias atasnya dengan cokelat tim sesuai selera, masukkan ke dalam kulkas hingga cokelat mengeras. Atur kue di atas cup kertas dan tata di dalam piring saji. Hidangkan.

Untuk 20 Buah


Tip: Lakukan proses pengadukan dan pembentukan secara cepat selagi adonan hangat agar mudah dibentuk. Untuk variasi, hiasan bisa menggunakan cokelat masak batangan warna putih.

 
  • Ilmu Memasak © 2012