Kue Bapel Kismis

0 komentar

Kue bapel merupakan kombinasi antara adonan cake dan roti. Tekstur kue berserat dengan aroma wangi khas roti. Gurihnya santan dan manisnya kismis menjadikan kue bapel ini berbeda dari biasanya. Selamat mencoba. Resep/Dapur Uji/Foto/Food Stylist: Budi Sutomo

Bahan:

250 g kentang, kukus, haluskan

200 g tepung terigu protein sedang/cap segitiga biru

200 ml susu tawar cair (ultra milk)

350 ml santan cair dari ½ butir kelapa

4 butir telur

225 g gula pasir

3 sdm margarin, lelehkan

¼ s dt bubuk kayu manis/bubuk vanili/vanilla pasta

10 g ragi instan/instant yeast/fermipan

½ sdt garam halus

50 g kismis

Cara Membuat:

  1. Kocok telur bersama gula dan garam hingga mengembang kaku. Masukkan tepung terigu, kentang, ragi instan, bubuk kayu manis/vanili dan susu tawar cair. Aduk rata.
  2. Tuang santan dan margarin cair sedikit demi sedikit sambil terus diaduk hingga tercampur rata. Diamkan adonan selama 1 jam diruangan yang hangat dan tertutup hingga adonan mengembang dua kali lipat dari banyaknya adonan awal.
  3. Tambahkan kismis, aduk rata. Panaskan cetakan bapel listrik, tuang adonan hingga cetakan penuh. Tutup cetakan dan panggang selama 15 menit atau hingga matang. Angkat. Atur di dalam piring saji, hidangkan hangat.

Untuk 20 Buah

Blog & Website Kuliner Pilihan Majalah Femina

0 komentar


Majalah Femina No 47 yang beredar 27 Novembe – 3 Desember 2008 menurunkan tulisan berjudul Dunia Kuliner Tanpa Batas di rubrik Rupa-Rupa.

Berbagai macam blog dan dan website kuliner baik dalam dan luar negeri diulas dengan apik oleh majalah wanita mingguan ini. Sebagai nara sumber, ada Mbak Fatmah Bahlawan dari Natural Cooking Club, Jenny Kwok, Odilia Winneke dan Indah Siti Hermayanti. Tentu semuanya adalah para pengelola web dan blog kuliner di Indonesia.


Femina juga merekomendasikan 11 Website dan Blog Kuliner Pilihan, baik dari dalam maupun luar negeri. Merasa tersanjung karena blog budiboga termasuk di dalamnya. Berikut daftar blog dan web kuliner pilihan majalah femina.

Kuliner Lokal

www.rudychoirudin.com

www.ilmu-memasak.blogspot.com

www.yongkigunawan.com

www.panganplus.com

www.resepkita.com

www.resep-online.blogspot.com

www.resepmasakanmu.com

www.slimgourmet.com

www.agsfood.net

www.restoDB.com

www.sendokgarpu.com

Kuliner Asing









www.foodnetwork.com

www.bbcgoodfood.com

www.bestrecipes.com

www.allrecipes.com

www.epicurious.com

www.recipezaar.com

www.foodtv.com

www.foodandwine.com

www.marthastewart.com

www.foodster.com

www.pastrycentral.com

Talk Show & Demo Masak

0 komentar

Talk Show Inspiring Club Prodo Indonesia

Majalah wanita Prodo bersama Lafira Even Organizer menggelar talk show bertema “Peran Ganda Ibu Dalam Menunjang Kesuksesan Suami Berkarya” Acara berlangsung Sabtu 15 November 2008 dan bertempat di Convention Hall Permata Hotel-Banten.

Talk show dipandu oleh Krisna Mukti. Selain dr. Boyke Dian Nugraha,SpOG,MARS sebagai pembicara. Budi Sutomo ikut mendemokan aneka resep masakan praktis. Di penghujung acara, demo make up dari La Tulipe dan fashion show membuat suasana talk show semakin meriah.

Variasi Menu Anak

0 komentar

Agar terpenuhi seluruh kebutuhan gizinya, seorang anak harus dibiasakan makan dengan variasi menu dan bahan yang beragam. Tempe Kuah Kaldu adalah salah satu variasi hidangan anak yang sehat dan padat gizi. Selamat Mencoba. Resep/Dapur Uji/Food Stylist/Foto: Budi Sutomo


Tempe Kuah Kaldu


Bahan:

150 g tempe, potong dadu

60 g buncis, potong dadu

60 g wortel, potong dadu

100 ml susu tawar cair/santan cair

250 g kaldu daging/air

4 siung bawang merah,iris halus

2 siung bawang putih, cincang kasar

1 sdt gula pasir

1 sdt garam halus

2 sdm minyak zaitun/minyak goreng

Cara Membuat:

1. Panaskan minyak tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum. Masukkan potongan tempe, aduk rata.

2. Tuang kaldu/air, aduk rata. Tambahkan buncis, wortel, gula pasir dan garam. Masak hingga mendidih.

3. Tambahkan susu/santan cair. Didihkan sebentar, angkat. Sajikan hangat.

Untuk 3 Porsi

Menu Sarapan - Kaserol Roti Lapis Daging

0 komentar

Kebiasaan sarapan hanya dengan dua potong roti tawar yang diolesi mentega, selai atau taburan myses tidaklah baik. Sarapan ini hanya kaya akan, kalori, karbohidrat dan lemak, namun miskin protein, vitamin, mineral dan serat. Kaserol Roti Lapis Daging bisa menjadi pilihan menu sarapan yang sehat dan padat gizi. Selamat Mencoba. Resep/Dapur Uji/Food Stylist/Foto: Budi Sutomo


Kaserol Roti Lapis Daging

Bahan:

200 g roti tawar

3 butir telur,kocok lepas

150 ml susu tawar cair

¼ sdt garam halus

¼ sdt lada halus

40 g keju cheddar, parut

Isi:

150 g daging sapi cincang

50 g tomat, potong dadu kecil

50 g paprika merah, potong dadu

50 g bayam, iris kasar

1 sdm bawang bombay cincang

2 sdm saus tomat

¼ sdt lada halus

¼ sdt pala halus

¼ sdt garam halus

2 sdm minyak zaitun/minyak goreng

Cara Membuat:

1. Isi: panaskan minyak, tumis bawang bombay hingga harum. Masukkan daging cincang, aduk hingga daging berubah warna. Bumbui saus tomat, paprika, lada, pala, garam, aduk rata. Tambahkan bayam dan tomat. Masak hingga semua bahan matang. angkat.

2. Di tempat terpisah, kocok telur, susu tawar cair, lada dan garam. Sisihkan.

3. Siapkan pinggan tahan panas yang telah diolesi dengan sedikit margarin. Atur potongan roti tawar. Masukkan tumisan daging, ratakan. Siram atasnya dengan campuran kocokan telur dan susu. Taburi keju parut.

4. Panggang/kukus hingga matang. Angkat, hidangkan hangat.

Untuk 3 Porsi

Diet Penderita Penyakit Asam Urat

0 komentar

Penyakit asam urat atau artitis gout erat kaitanya dengan pola makan. Salah satu cara penyembuhan tentu dengan mengontrol asupan makanan tinggi purin. Apa dan bagaimana tata laksana diet rendah purin? Simak ulasan berikut.

Makanan diperlukan tubuh untuk beraktivitas, tumbuh, berkembang serta memelihara kesehatan tubuh. Namun tidak semua makanan diperlukan tubuh. Seperti purin yang ada di dalam bahan pangan. Bagi penderita asam urat, purin harus dihindari atau dibatasi asupannya. Jika tidak, tubuh akan kelebihan asam urat. Akibatnya timbul gejala rasa nyeri pada sendi yang disebabkan terbentuknya kristal putih dari asam urat di persendian.

Penyakit Asam Urat

Prof DR Dr Harry Isbagio SpPd-KR Kger, Guru Besar Reumatologi FKUI-RSCM menjelaskan bahwa penyakit asam urat termasuk dalam golongan penyakit rematik (artitis gout). Penyakit ini disebabkan oleh penumpukan asam urat (monosodium urat) yang masuk ke dalam rongga sendi. Asam urat terbentuk jika tubuh mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung purin.

Di dalam buku Perencanaan Menu untuk Penderita Asam Urat, Ir. Diah Krisnatuti, M.S, dkk menjelaskan, di dalam bahan pangan, purin terdapat dalam asam nukleat berupa nukleoprotein. Ketika di konsumsi, di dalam usus, asam nukleat ini akan dibebaskan dari nukleoprotein oleh enzim pencernaan. Selanjutnya, asam nukleat dipecah lebih lanjut menjadi purin dan pirimidin. Purin teroksidasi menjadi asam urat.

Jika pola makan tidak dirubah, kadar asam urat dalam darah yang berlebihan akan menimbulkan menumpuknya kristal asam urat. Apabila kristal terbentuk dalam cairan sendi, maka akan terjadi penyakit gout (asam urat). Lebih parah lagi jika penimbunan ini terjadi dalam ginjal, tidak menutup kemungkinan akan menumpuk dan menjadi batu asam urat (batu ginjal).

Batasi Asupan Purin

Agar terhindar dari penyakit gout, salah satu caranya adalah menjaga kadar asam urat dalam darah di posisi normal, yaitu 5-7 mg%. Batasan tertinggi untuk pria adalah 6,5 mg% sedangkan untuk wanita 5,5 mg%. Di atas batas ini, biasanya akan terjadi pengkristalan.

Menurut ahli gizi FKUI, Dr. Luciana B Sutanto, MS.SpGK, dalam kondisi normal sebenarnya asam urat bisa dikeluarkan tubuh melalui ari seni dan keringat. Namun asam urat akan tergangu pengelurannya jika fungsi kerja ginjal tergangu atau tubuh sedang sakit diabetes, kelainan genetik (kelainan enzim), obesitas dan konsumsi makanan tinggi purin secara berlebihan.

Diet normal biasanya mengandung 600-1.000 mg purin per hari. Namun bagi penderita gout, asupan purin harus dibatasi sekitar 100-150 mg purin per hari. Kita susah menghilangkan sama sekali asupan purin ke dalam tubuh karena hampir semua bahan pangan terutama sumber protein mengandung purin. Namun kita bisa mengontrol asupan purin dengan cara memilih bahan pangan yang rendah kandungan purinnya.

Batasi dan Hindari

Bagi penderita asam urat, pola diet yang harus diikuti adalah memberikan kalori sesuai kebutuhan tubuh. Sedangkan karbohidrat sebaiknya dari kabohidrat komplek seperti nasi, singkong, ubi dan roti. Hindari karbohidrat sederhana seperti gula, sirup atau permen. Fruktosa dalam krbohidrat sederhana dapat meningkatkan kadar asam urat serum.

Penderita asam urat harus menjalani diet rendah protein karena protein dapat meningkatkan asam urat, terutama protein hewani. Protein diberikan 50-70 g per hari. Sedangkan sumber protein yang dianjurkan adalah sumber protein nabati dan protein yang berasal dari susu, keju dan telur.

Lebih lanjut, Dr. Luciana juga menyarankan untuk membatasi konsumsi lemak. Lemak dapat menghambat ekskresi asam urat melalui urin. Batasi makanan yang digoreng, penggunaan margarin, mentega dan santan. Ambang batas lemak yang boleh dikonsumsi adalah 15 % dari total kalori/hari.

Dr. Luciana juga menyarankan untuk banyak minum air putih, minimal 2.5 liter/hari. Konsumsi cairan yang tinggi dapat membantu mengeluarkan asam urat melalui urin. Sedangkan alkohol,tape dan brem harus dijauhi. Bahan pangan mengandung alkohol ini dapat meningkatkan asam laktat plasma, asam yang dapat menghambat pengeluaran asam urat dari dalam tubuh melalui urin.

Makanan untuk diet asam urat menjadi tiga jenis, yaitu bahan makanan yang tinggi purin, kandungan purin sedang dan rendah.

Tinggi Purin (150-1000 mg/100 g bahan pangan)

  • ikan teri, otak, jerohan, daging angsa, burung dara, telur ikan, kaldu, sarden, alkohol, ragi dan makanan yang diawetkan

Sedang ( 50-100 mg/100 g bahan pangan)

  • Bahan pangan ini sebaiknya dibatasi 50 g/hari. Ikan tongkol, tenggiri, bawal, bandeng, daging sapi, daging ayam, kerang, asparagus, kacang-kacangan, jamur, bayam, kembang kol, buncis, kapri, tahu, tempe.

Rendah Purin (0-100 mg/100 g bahan pangan)

  • Nasi, roti, makaroni, mi, crackers, susu, keju, telur, sayuran dan buah buahan kecuali durian dan alpukat. Teks & Foto: Budi Sutomo

MENGATASI MASALAH ANAK SUSAH MAKAN

0 komentar

Makanan bergizi merupakan salah satu faktor penentu tercapainya pertumbuhan dan perkembangan optimal di masa balita. Apalagi, pada masa ini perkembangan otak masih berlangsung. Namun, sering orang tua mengalami kesulitan memberikan makan pada anak. Berikut ini tip dan trik mengatasi masalah-masalah makan agar si buah hati tumbuh sehat, cerdas, dan kreatif.


Balita Susah Makan

Masalah ini paling sering dikeluhkan orang tua. Hal ini patut segera diatasi. Susah makan dalam waktu berkepanjangan bisa menyebabkan kurang gizi, pertumbuhan terganggu, serta gangguan perkembangan dan kecerdasan. Berbahaya, bukan? Coba ikuti tip dan trik berikut ini untuk mengatasi si kecil yang susah makan.

  1. Berikan balita makanan sesuai dengan tahap makanannya. Pada usia ini, balita mulai diberi makanan keluarga dan tinggalkan makanan bayinya.
  2. Berikan makan secara sedikit demi sedikit, tetapi sering. Jangan paksakan anak karena pencernaan balita belum sempurna dan bisa membuat anak tidak menyukai makanan itu seumur hidupnya.
  3. Balita memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Untuk menarik minat makannya, libatkan dia untuk menyiapkan makanannya sendiri, sekaligus mengenalkan makanan yang dimakannya.
  4. Variasikan jenis makanan yang diberikan. Hindari memberikan makanan yang itu-itu saja. Makanan baru bisa membuat anak lebih bersemangat makan.
  5. Sajikan makanan semenarik mungkin. Tidak hanya bentuk, tapi juga tekstur, rasa, dan warna.
  6. Gunakan piranti saji dengan bentuk dan warna yang menarik. Pilih piranti berlabel food grade sehingga aman dan tidak mencemari makanan anak.
  7. Ajaklah anak makan dengan pendekatan yang baik, tanpa memaksa. Gunakan nada suara lembut dan bisa jelaskan arti pentingnya makan buatnya.
  8. Ciptakan suasana makan yang menyenangkan, bisa dengan mendongeng, mendengarkan musik, atau mengajak makan bersama dengan teman-temannya.
  9. Kontrol pemberian kudapan dan susu di antara jam makan. Jika berlebihan bisa membuat anak masih kenyang saat memasuki jam makan.
  10. Hindari kudapan yang rasa manis dan asinnya berlebihan karena membuat anak banyak minum sehingga anak sudah kenyang sebelum mengonsumsi makanan utamanya.
  11. Hindari pemberian air putih yang berlebihan. Air putih baik untuk memenuhi cairan dalam tubuh, tetapi tidak mengandung nilai gizi. Jangan sampai air putih menggantikan susu yang kaya gizi.
  12. Beri kesempatan pada anak untuk memilih menu yang disukai. Gantilah jika anak bilang tidak menyukai makanan itu dan tanyakan jenis makanan apa yang diinginkan.
  13. Selalu gunakan pendekatan yang lembut, tanpa ancaman dan hukuman. Hal ini bisa membuat anak protes, misalnya dengan melakukan aksi mogok makan. Teks & Foto: Budi Sutomo

Camilan Sehat - Kacang Edamame

0 komentar

Kacang Edamame (Vegetable Soybean) atau sering disebut dengan kacang Jepang sedang menjadi trend camilan sehat. Selain kaya akan vitamin A, kacang ini juga tinggi protein dan serat.

Orang Cina menyebut kacang ini dengan sebutan ‘Mau Dou’, namun jika dilihat dari muasal namanya, kacang edamame berasal dari bahasa Jepang, dari kata ‘Eda’ yang berarti cabang dan ‘Mame’ yang artinya kacang. Atau bisa diartikan buah kacang yang tumbuh di bawah cabang. Sedangkan masarakat Eropa menyebutnya sebagai Green Soybean, Sweet Soybean atau Vegetable Soybea.

Selain enak untuk campuran salad, sup maupun ditumis, keluarga kedelai ini juga lezat dimakan sebagai cemilan dengan cara hanya direbus dengan tambahan sedikit garam. Ditilik dari sisi nutrisinya, kandungan gizi kacang edamame sarat akan gizi. Selain protein, vitamin, lemak, dan karbohidrat, edamame juga mengandung beragam mineral esensial, Kacang ini juga kaya akan serat yang dapat memperlancar proses pencernaan dan mencegah timbulnya kanker kolon.

Anda tertarik mengolah kacang ini sebagai camilan? Caranya sangat mudah, didihkan air dengan sedikit garam dan gula pasir. Rebus kacang edamame hingga matang. Angkat, tiriskan. Siram dengan air dingin matang agar warna kulit tetap terlihat hijau segar. Teks & Foto: Budi Sutomo

Kupas Tuntas Kue Tradisional - Sagon Panggang

0 komentar

Kue berbahan dasar kelapa parut dan tepung ketan ini memiliki cita rasa yang lezat. Kombinasi rasa gurih, manis dan wangi membuat sagon selalu ‘ngangeni’. Anda ingin membuatnya sendiri? Perhatikan kiat-kiatnya agar tidak terjadi kegagalan.

Konon kue ini berasal dari Pulau Jawa, adapun kualitas kue sagon yang baik ditandai dengan ciri-ciri sebagai berikut; tekstur kering, renyah, cita rasa manis dan gurih, tidak tengik serta warna merata kuning kecokelatan. Resep/Dapur Uji/Food Stylist/Foto: Budi Sutomo.

Tip Sukses

  1. Sagong panggang terbuat dari bahan dasar tepung ketan, kelapa dan gula pasir. Pilih tepung ketan yang baru agar aroma wangi dan hasilnya prima.
  2. Kelapa pilih yang tua, kupas kulit arinya agar hasil sagon tidak kehitaman.Jika sagon tidak renyah/keras, kemungkinan disebabkan karena kelapa dan tepung ketan yang digunakan tidak disangrai terlebih dahulu.
  3. Sifat tepung ketan adalah lengket, jika tepung disangrai terlebih dahulu, sifat lengket akan berkurang sehingga kue lebih renyah. Kelapa yang tidak disangrai juga menyebabkan adonan lembek karena kadar santan dan air yang tinggi dari parutan kelapa. Akibatnya kue menjadi keras/liat.
  4. Jangan memanggang kue ini dalam suhu yang terlalu tinggi karena akan menyebabkan kue belum kering namun warnanya sudah menjadi gelap/gosong.

Sagon Panggang

Bahan:

500 g kelapa, kupas,parut memanjang

150 g tepung ketan

100 g gula pasir

50 g margarin

60 ml air

½ sdt vanili bubuk/pasta

½ sdt garam halus

Cara Membuat:

  1. Sangrai tepung ketan selama 10 menit dengan api sedang. Ditempat terpisah, sangrai kelapa hingga kering. Sisihkan.
  2. Campur tepung ketan, kelapa sangrai, gula, garam, margarin, air dan vanili. Aduk rata.
  3. Ambil cetakan kue kering berlubang namun tanpa dasar dengan ketinggian dinding cetakan 5 mm. Masukkan adonan, tekan dan padatkan. Angkat cetakan. Lakukan hingga adonan habis.
  4. Panggang adonan di dalam oven bertemperatur 160oC selama 15-20 menit atau hingga kue matang, kering dan berwarna kuning kecokelatan.
  5. Angkat. Dinginkan.Kemas kue di dalam stoples kedap udara/bok plastik mika.

Untuk: ± 800 g

Tip: Tepung ketan bisa diganti dengan tepung kanji. Gula halus bisa diganti dengan gula pasir. Biarkan kue dingin di ata loyang agar sagon kering sempurna.

Makanan Vegetarian

0 komentar


Gaya hidup vegetarian kembali menjadi trend. Tidak hanya tubuh lebih sehat, pola makan ini juga ramah lingkungan.

Kendala diet vegetarian memang adalah terbatasnya bahan pangan yang diperbolehkan untuk dimakan. Resep/Dapur Uji/Foto/Food Stylist: Budi Sutomo

Kiat Sehat Diet Vegetarian:

1. Variasikan menu dan bahan pangan yang dikonsumsi. Menyukai makanan tertantu yang berlebihan bisa menyebabkan kekurangan dan kelebihan zat gizi. Dengan menu yang beragam, maka kebutuhan gizi tubuh semakin lengkap karena masing-masing bahan berbeda kandungan gizinya.

2. Kebutuhan protein penganut vegetarian memang terbatas hanya protein nabati. Disarankan di dalam setiap menu ada unsur kacang-kacangan dan hasil olahannya. Seperti susu kedelai, tempe dan tahu. Menghingat bahan pangan ini merupakan sumber protein nabati yang baik.

3. Batasi penggunaan lemak, garam dan gula. Meskipun diperbolehkan, ketiga bahan ini akan memicu beragam penyakit. Seperti hipertensi, diabetes, jantung dan obesitas.

4. Jika Anda menjadi vegetarian bukan karena alasan agama/kepercayaan. Usahakan Anda tetap mengkonsumsi ikan, susu atau telur agar kebutuhan protein tubuh tercukupi.

5. Hindari makanan kemasan karena dimungkinkan mengandung pengawet, pewarna dan pemberi rasa (MSG) yang berifat karsinogen penyebab kanker.

6. Jangan mengolah bahan makanan terlalu matang karena akan merusak unsur gizi, terutama golongan vitamin yang mudah rusak selama proses pemanasan.

7. Agar lebih sehat, gunakan teknik memasak rebus, kukus atau panggang yang menggunakan sedikit.

Tumis Jamur Asparagus

Bahan:

250 g asparagus, bersihkan, potong-potong
100 g jamur kancing/merang, potong-potong
100 g paprika merah, potong korek api
75 ml air
2 sdm minyak goreng
Bumbu:
3 siung bawang putih, cincang
2 sdm bawang bombay cincang
2 sdm saus tiram
1 sdm kecap asin
1 sdt gula pasir
½ sdt garam halus

Cara Membuat:
1. Panaskan minyak, tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum.
2. Masukkan jamur, aduk rata. Tuang air, kecap asin, saus tiram, gula pasir dan garam. Aduk rata.
3. Tambahkan paprika dan asparagus. Masak sambil diaduk-aduk hingga semua bahan matang. Angkat. Tuang ke dalam pinggan saji, hidangkan hangat.

Untuk 4 Porsi

 
  • Ilmu Memasak © 2012