Tips Memilih Bahan Untuk Membuat Kue

Sebelum membuat kue, perlu nih mengenal bahan-bahan apa saja yang bisa digunakan untuk membuat kue, plus tahu fungsinya.

Dan ini beberapa diantaranya.

Tepung
Sebagai bahan dasar membuat kue, tepung yang dipilih biasanya berprotein rendah atau tepung serba guna. Selain tepung terigu kita bisa juga menggunakan tepung arrarut, tepung kanji, tepung maizena, atau tepung hunkwe. Pilih tepung yang berwarna putih dan tidak tengik (apek), bertekstur lembut dan terurai (tidak menggumpal).



Gula
Gula yang digunakan dalam membuat kue bisa gula pasir, gula palem, atau tepung gula. Selain sebagai bahan pemanis, gula dapat memberi warna pada kue. Gula yang digunakan dalam kue kering biasanya gula halus, karena gula halus mudah hancur, sebaiknya ayak gula terlebih dahulu sebelum digunakan.

Telur
Telur sebagai bahan baku membuat kue dapat juga bersifat pengembang dan pemberi warna pada kue. Pilih telur yang sama besar baik dari bentuk, berat, ukuran, sehingga volume putih dan kuning telur seimbang.

Bahan tambahan
Sering kali dalam resep tertera adanya bahan tambahan makanan seperti cake emulsifier, baking powder dan soda kue yang berfungsi sebagai pengembang kue. Penggunaannya pun harus sesuai ukuran yang dianjurkan jika tidak ingin kue Anda gagal. Bahan tambahan lain yang sering digunakan dalam pembuatan kue adalah susu. Baik susu bubuk, susu cair atau susu kental manis. Pemilihan susu tanpa lemak (susu skim) lebih disarankan karena jenis ini tidak mempengaruhi rasa kue.

Lemak
Merupakan salah satu bahan pelengkap yang bersifat membantu proses emulsi, memperhalus pori-pori kue dan memberi warna kuning alami. Lemak yang digunakan biasanya mentega dan margarin, atau dapat pula menggunakan areh santan. Pilih lemak yang masih harum, tekstur tidak terlalu padat atau cair.

Soda Kue/Baking Soda
Merupakan komponen baking powder, kandungannya adalah sodium bicarbonat. Sifat bahan ini mengeluarkan gas (CO2) sehingga kue akan mengembang. Untuk membuat cake, penggunaannya biasanya bersamaan dengan baking powder. Untuk kue kering, soda kue memberikan efek tekstur kering, garing, dan renyah. Untuk membuat cake, menggunakan baking powder saja sebenarnya sudah cukup.

Ovalet & TBM
Ovalet, TBM, dan SP merupakan merek dagang. Pada dasarnya memiliki fungsi yang sama, yaitu sebagai bahan pelembut atau emulsifier dalam membuat cake, sehingga fungsinya bisa saling menggantikan dalam adonan cake. Namun, yang membedakan bahan pengemulsi ini terletak pada kualitasnya, karena diproduksi oleh perusahaan yang berbeda. Fungsinya sebagai emulsifier sehingga adonaan jadi lebih lembut. Jika hasil pengocokkan adonan cake dengan menambahkan ovalet atau TBM kurang stabil, maka cake yang dihasilkan jadi kurang lembut dan kurang maksimal.

Baking Powder
Baking powder merupakan bahan pengembang (leavening agent), yang terdiri dari campuran sodium bicarbonat, sodium alumunium fosfat, dan monocalcium fosfat. Sifat zat ini jika bertemu dengan cairan/air dan terkena panas akan membentuk karbondioksida. Karbondioksida inilah yang membuat adonan jadi mengembang. Untuk efek maksimal, gunakan double acting baking powder. Baking powder berfungsi untuk mengembangkan kue atau cake.

SP
Sifatnya melembutkan tekstur cake dan membuat adonan lebih menyatu. Kandungan SP adalah gula ester. Esternya adalah asam lemak seperti asam steart, palmitic, dan oleic. Penggunaan SP lebih direkomendasikan dalam pembuatan cake, karena hasil pengocokkan adonan bisa lebih stabil, sehingga hasilnya lebih maksimal.

Cream of Tar-Tar
Krim ini membantu mengeluarkan gas dalam adonan cake, agar lebih mengembang. Biasanya digunakan saat mengocok putih telur agar lebih kaku. Kandungannya merupakan garam potassium (kalium) dan asam tartaric.
(Kalau ngomongin Tar-Tar jadi inget serial Spongebob ya :D)

VX
Bahan tambahan makanan yang sifatnya melembutkan ini tidak mengembangkan. Komposisinya sodium bicarbonat, sodium acid picorofosfat, dan sari pati jagung. VX biasanya digunakan untuk mengembangkan adonan cake dan melembutkan secara maksimal.

Ragi Instan/Yeast/Biang Donat
Merupakan satu bahan dengan nama yang berbeda. Ragi isinya adalah mahluk hidup golongan khamir, yaitu saccaromyces cerevisiae. Mikroorganisme bersel satu inilah yang selama proses fermentasi pada adonan roti mengubah karbohidrat menjadi gas karbondioksida. Zat ini yang membuat adonan roti, donat, atau bakpau menjadi mengembang. Hanya dapat digunakan untuk adonan roti, bukan cake, atau kue kering. Dijual dengan merek dagang, salah satunya Fermipan.

Bread Improfer
Bahan ini ditambahkan pada adonan untuk meningkatkan kualitas roti. Roti jadi lebih empuk, lebih lembap, seratnya lebih halus, fermentasi makin singkat, dan memperpanjang daya simpan. Terbuat dari berbagai macam campuran bahan aktif, seperti pelunak gluten, makanan ragi, enzim, dan emulsifier. Di pasaran dijual dengan salah satu merek dagang Unipan.


Untuk membuat kue yang terjaga mutu, rasa serta warna maka pemilihan bahan kue haruslah diperhatikan dengan benar. Jika tidak akan mempengaruhi hasil akhir dari masakan anda. Kue yang lezat dihasilkan dari penggunaan bahan baku yang tepat, teknik memasak yang baik, dan penyimpanan kue yang baik pula.

Untuk memilih bahan kue yang baik, ada beberapa hal yang harus anda perhatikan seperti kemasan dan aroma. Yuk, kita bahas tentang kemasan.  Yang pertama mengenai kemasan pada bahan kue. Lihat masa berlaku bahan tersebut pada kemasannya. Umumnya, bahan kue yang dijual di pasar tradisional tidak mencantumkan tanggal kadaluwarsa. Hal ini bisa membahayakan kita sebagai pengguna.

Untuk mensiasatinya, anda dapat gunakan indera penciuman dan penglihatan anda saat memilih bahan kue. Cium bahan kue, jika wanginya masih bagus dan tidak terdapat jamur di kemasannya berarti anda bisa menggunakannnya.

0 komentar:

Posting Komentar

 
  • Ilmu Memasak © 2012