Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri hidangan favorit daging sapi. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri hidangan favorit daging sapi. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Hidangan Favorit Daging Sapi

0 komentar



Judul: Hidangan Favorit Daging Sapi
Pengarang: Budi Sutomo
Penerbit: Kriya Pustaka (Group Puspa Swara). Alamat: Wisma Hijau. Jl. Mekarsari Raya No.15. Cimanggis-Depok-16952.
Harga ±: Rp. 30.000
Informasi dan Pemesanan: 021-8729060 atau 021-87701746
E-Mail: swara@cbn.net.id
Catatan: Buku bisa di beli di seluruh toko buku terkemuka

Resensi:

Daging adalah sumber protein yang bermanfaat untuk perumbuhan. Cita rasa daging yang lezat membuat bahan pangan ini menjadi lauk favorit.

Buku ini bisa menjadi panduan lengkap bagi anda yang hobi memasak daging sapi. Tidak hanya daging, buntut sapi, kulit sapi, iga, hati, lidah serta iga bisa diolah menjadi beragam hidangan lezat. Anda tidak akan kehabisan ide memasak karena puluhan resep hidangan bisa dipilih menjadi menu harian keluarga. Resep ditulis dengan bahasa yang mudah dipahami, bahan relatif mudah didapat, teknik pembuatan mudah serta tidak memerlukan alat khusus. Jika Anda jeli membaca peluang usaha, resep-resep di dalam buku ini bisa menjadi panduan berwirausaha boga. Mengingat semua resep berupa hidangan favorit yang disukai masarakat.

Selain resep, anda juga diajak mengenal berbagai jenis daging sapi, cara memilih daging serta serta mengenal beragam bumbu khas beserta kegunaanya. Tidak lupa, tip rahasia kelezatan hidangan daging di setiap resepnya. Manjakan lidah anda dan keluarga dengan resep-resep andalan di dalam buku ini. Tunjukan bahwa Anda adalah ratu dapur bagi keluarga tercinta.

Resep:

Soto Betawi
Rawon Daging
Sukiyaki
Gulai Daging
Tongseng Daging Sapi
Sop Buntut
Kalio Daging
Galantin
Sup Pallu Konro
Daging Sapi Kuluyuk
Sambal Goreng Printil
Satai Padang
Bakso Daging
Cah Daging Brokoli
Gadon Daging
Krengsengan Daging
Rollade Daging
Kari Daging
Pindang Iga
Rica-Rica Daging
Hati Sapi Masak Pedas
Dendeng Ragi
Beef Katsu Curry Sauce
Daging Bumbu Bali
Loaf Daging
Rendang Daging
Beef Teriyaki
Sapi Lada Hitam
Bistik Lidah Oriental
Tumis Kikil Sapi
Sirloin Steak Saus Jamur

Sukses Bisnis Bakso Ayam, Daging, Ikan, Udang dan Cumi-Cumi

0 komentar

Wirausaha boga memang tidak ada matinya. Modal tidak terlalu besar serta laba yang menjanjikan bisa didulang dari bisnis makanan. Salah satunya adalah usaha bakso, hidangan sepinggan favorit tua dan muda.

Bakso adalah bahan pangan yang terbuat dari daging sebagai bahan utama. Baik daging sapi, ayam, ikan, udang, bahkan cumi-cumi. Daging dihaluskan dan dicampur dengan bahan tambahan lain serta bumbu-bumbu sehingga bakso menjadi lebih lezat. Umumnya bakso dibentuk menjadi bulatan-bulatan menyerupai bola, karenanya orang barat menyebutnya sebagai meat ball alias bola daging. Cita rasa bakso yang lezat dan tekstur yang kenyal menjadikan bakso disukai anak-anak hingga orang dewasa. Bakso umumnya diolah menjadi beragam hidangan, seperti bakso kuah, bakso panggang, sate bakso, tumis bakso dan beragam hidangan bakso lainnya.

Konon bakso berasal dari negeri Cina, di dalam perkembangannya, bakso menjadi populer di seluruh belahan bumi, termasuk Indonesia. Hampir semua orang menyukai bakso. Kondisi ini menjadikan peluang wirausaha bakso sangat menjanjikan. Baik bakso mentah maupun turunan hidangan dari bakso, seperti berbagai makanan yang terbuat dari bakso.

Buku ini akan memandu Anda mengenal seluk beluk wirausaha bakso. Muali dari kiat usaha, mengenal bahan pembuat bakso, proses pembuatan, penggunaan pengawet, pengenyal, pemutih yang aman pada bakso, resep dasar bakso ayam, resep dasar bakso daging, udang, ikan dan cumi-cumi. Masing-masing resep dasar bakso dikembangkan menjadi puluhan resep bakso favorit. Kuah kaldu bakso daging, bakso ayam, bakso ikan, dan bakso udang yang lezat dibeberkan rahasianya. Buku ini juga memberikan resep pelengkap bakso, seperti pangsit rebus, pangsit goreng, pangsit goreng isi daging, serta aneka sambal pelengkap bakso.

Kelebihan lain buku ini adalah tambahan kiat sukses usaha bakso, cara promosi, pemasaran, perhitungan laba serta puluhan resep turunan dari adonan dasar bakso. Penyusun berharap, dengan berbekal buku ini, Anda akan tertarik memulai wirausaha bakso dan meraup keuntungan besar. Selamat Berwirausaha.

Judul: Sukses Bisnis Bakso
Penerbit: Kriya Pustaka
Penulis: Budi Sutomo
Harga: Sekitar Rp.35 Ribuan
Informasi & Pemesanan: 021-8729060/87701746
Catatan: Buku bisa didapatkan pada jaringan toko buku Gramedia dan Gunung Agung


Dapatkan buku seri wirausaha lainnya dari Budi Boga:


1. Wirausaha Jajan Pasar Favorit


2. Wirasuaha Kue Kering Favorit


3. Wirasuaha Roti Favorit


4. Wirausaha Mie dan Pasta

BIAR NGGA MALU-MALUIN, BELAJAR ETIKET JAMUAN MAKAN ATAU TABLE MANNER. Tuntutan Jaman Yang Sedikit Merepotkan

0 komentar

ETIKET JAMUAN MAKAN INTERNASIONAL
Penulis: Budi Sutomo

Apapun profesi Anda pasti pernah menghadiri acara jamuan makan, baik yang diadakan di rumah, restaurant, cafe, maupun hotel berbintang. Ada sebagian orang masih merasa canggung atau nervous melihat perlengkapan makan yang begitu banyak dan beragam di saat jamuan. Saya punya sepenggal cerita tentang seputar dunia perut ini; Pada suatu saat, seorang pengusaha dari daerah menghadiri jamuan makan malam di hotel berbintang lima, karena undangan untuk dua orang, istrinya di ajak serta menghadiri jamuan. Singkat cerita, hidangan cold appetizer (pembuka dingin) di sajikan. Sepiring selada udang dengan thousand island sauce. Karena tidak biasa menghadiri jamuan, si istri dengan santainya menyantap salad dengan garpu ditangan kiri dan sendok sup di tangan kanan. Untungnya suaminya tau, setengah berbisik suaminya berkata “Mah…sendoknya salah, ganti sama pisau” dan si siistri-pun tersipu malu dibuatnya.

Saya percaya ilustrasi di atas tidak akan terjadi pada Anda, apalagi setelah membaca artikel ini. Rasa percaya diri bertambah, tidak canggung, makan dengan mantap dan terlihat elegant di saat jamuan makan.

Awal dari Sebuah Jamuan
Undangan jamuan makan biasanya datang satu minggu sebelum hari “H”, pada bagian bawah kiri undangan seringkali seringkali tertulis kalimat R.S.V.P (Respondez S’il Vous Plait). Maksudnya Anda diminta memberikan jawaban atau kepastian kedatangan . Konfirmasikan kedatanngan via telepon atau bicara langsung. Ini penting dilakukan karena berguna bagi si penyelenggara acara, baik untuk pemesanan tempat maupun order menu hidangan.
Ketika hari acara tiba, usahakan jangan datang terlambat sehingga membuat anda merasa canggung saat memasuki ruangan. Datanglah 10-15 menit sebelum acara perjamuan dimulai, datang lebih awal membuat perasaan anda lebih nyaman, mengenal situasi dan mempunyai waktu untuk beramah tamah dengan tuan rumah maupun tamu-tamu yang lain.
Seringkali di dalam undangan juga disebutkan pakaian yang harus dikenakan sesuai tema acara. Pakailah busana sesuai ketentuan, jangan sampai anda satui-satunya yang berbusana kebaya tradisional diantara tamu-tamu berpakaian casual. Atau anda berdandan tebal dengan sepatu hak tinggi, sementara temanya pesta kebun dengan hidangan serba panggang (barbeque). Tentu saja anda akan sulit melangkah karena hak sepatu menancap di tanah dan make up anda menjadi luntur karena asap dan udara panas.
Pada pesta-pesta gala dinner, sebelum acara makan di lakukan biasanya ada pre-dinner. Sambil menunggu VIP guest, tamu-tamu sambil berdiri menikmati snack dan minuman ringan. Hidangannya berupa kue-kue kecil atau aneka keripik (chips). Minuman apperitif seperti cocktail, fruit punch, juice dan minuman beralkohol ringan turut serta disajikan. Ambilah minuman dan kue yang anda suka dan jangan sungkan makan sambil berdiri dan bercakap-cakap. Diusahakan percakapan yang bersifat netral, telenovela favorit, hobi dan kabar teman maupun keluarga bisa dijadikan topik pembicaraan. Sebaiknya obrolan dilakukan berkelompok, gunakan nada suara sedang dan selingi dengan joke ringan agar suasana lebih akrab dan hidup.

Di Saat Jamuan Makan
Jamuan makan yang dilakukan di hotel maupun restauran dengan jumlah tamu yang banyak, seringkali menggunakan buffet service (prasmanan). Aturan mainnya, tamu melakukan self service. Mulai dari hidangan pembuka (appetizer) sampai penutup (dessert) anda di wajibkan mengambil hidangan sendiri dan menyantapnya di meja makan yang sudah di set up piranti makannya. Ada juga yang menggunakan american service, pelayanannya tamu duduk di meja sedangkan hidangan dikeluarkan secara berurutan oleh waiter/s
Dalam jamuan makan Internasional, meja makan sudah di set up alat-alat makannya sesuai menu yang akan di sajikan. Standarnya, didepan anda persis ada show plate, sebuah piring besar yang tidak digunakan untuk makan. Fungsi dari show plate hanya sebagai pemanis meja makan, menempatkan napkin dan sebagai alas piring saji. Tahap pertama, setelah anda duduk, buka napkin dan letakan di pangkuan Anda. Jika ukuran napkin terlalu lebar, bukalah separunya saja. Gunakan alat makan, baik itu garpu, pisau, dan sendok selalu mulai dari paling luar atau paling jauh dari piring. Ambil berpasangan kiri dan kanan, kecuali pisau, garpu atau sendok dessert yang letaknya di atas piring main course.

Menikmati Hidangan Pembuka (Appetizer)
Sebelum hidangan pembuka di sajikan, pada B&B Plate(piring roti dan mentega) sudah disajikan roti dan mentega, biasanya dinner roll atau brioche. Roti ini disantap sambil menunggu hidangan pembuka tiba (salad/soup). Jangan menyantapnya dengan pisau dan garpu. Makan dengan menggunakan tangan, sobek roti dengan ukuran sekali suap dan olesi dengan butter (jika tersedia).
Pada jamuan makan lengkap, biasanya appetizer terdiri dari dua zenis hidangan. Giliran pertama cold appetizer atau hidangan pembuka dingin. Ragam makanannya berupa aneka salad, shrim coktail atau cold canape (sandwich kecil yang disajikan dingin). Cara makannya dengan menggunakan pisau ditangan kanan dan garpu di pegang tangan kiri. Perhatikan bentuknya, pisau dan garpu untuk salad ukurannya lebih kecil dibandingkan cutelery untuk untuk hidangan utama.
Giliran kedua hot appetizer (pembuka panas), makanan yang disajikan biasanya aneka jenis soup. Alat hidang yang digunakan adalah mangkuk kecil dengan dua telinga dan sendok soup(bertangkai pendek dan berujung bulat). Cara makannya, hirup soup dari tepi sendok bukan di suap dari ujung sendok, jika hampir habis, miringkan cup soup sehingga anda mudah mengambilnya. Jangan sekali-kali meniup soup yang disajikan panas, aduk perlahan dan tunggu beberapa saat sampai panas agak berkurang. Anda diperkenankan menghirup soup dari mangkok soup, dengan catatan soup disajikan dengan mangkuk bertelinga (sebaiknya jangan dilakukan). Setelah selesai, letakan sendok soup di atas saucer (alas cup soup) agar waiter/s lebih mudah melakukan clear up.

Menyantap Hidangan Utama (main course)
Hidangan utama biasanya berupa hidangan dari daging sapi, ayam, unggas, sea food maupun telur, baik di baik dilengkapi saus maupun tidak. Ada kalanya main course disajikan bersama olahan sayuran dan kentang sebagai pendamping menu utama. Cara makannya bisa dilakukan dengan dua cara. Pertama a la Amerika, makanan dipotong-potong dulu kemudian letakan pisau di sisi kanan piring, kemudian garpu dipindahkan ke tangan kanan untuk menyuap makanan. Gaya Eropa lain lagi, pisau selalu di tangan kanan untuk memotong dan menikmati hidangan dengan garpu menggunakan tangan kiri. Peganglah pisau dan garpu seluwes mungkin, usahakan posisi jari telunjuk tepat di atas punggung garpu atau pisau, ini memudahkan anda saat memotong makanan dan kelihatan tidak kaku. Anda boleh menggunakan satu diantaranya yang lebih mudah.
Hidangan utama biasanya disajikan dengan minuman penyerta. Makanan dari daging disertai dengan red whine sedangkan sea food disertai white wine. Jika anda tidak mengkonsumsi wine, tolak dengan halus dan katakan minuman pengganti yang anda inginkan.

Dessert, Hidangan Manis Untuk Penutup
Hidangan penutup banyak sekali ragamnya, ada kalanya disajikan aneka cake, ice cream, pudding, potongan buah-buahan, shorbet atau punch. Alat hidang yang digunakan berupa sendok, garpu dan pisau kecil yang diletakan pada bagian atas piring main course. Jika dessert berupa minuman yang disajikan dengan gelas disertai hiasan di atasnya, santap hiasan terlebih dahulu atau sisihkan sehingga memudahkan Anda di saat menikmatinya.

Digestif Dring, Minuman Penyempurna Jamuan
Sering juga disebut dengan after dinner drink, minuman ini dinikmati setelah acara jamuan makan selesai. Fungsi dari sajian digestif drink adalah untuk membantu mencerna makanan. Sering di sajikan aneka minuman yang mengandung alkohol seperti, Cohnac, Brandy, Calvados atau Whiskey. Untuk para wanita umumnya lebih menyukai Apricot Brandy, Orange Liqueur atau Benedictine.
Jika anda bukan penikmat wine, mintalah dengan sopan kepada pelayan untuk diganti dengan juice, soft drink, kopi maupun teh. Untuk minuman yang disajikan dengan sendok pengaduk, jangan sampai saat mengaduk sendok membentur dasar maupun dinding cangkir sehingga mengeluarkan bunyi. Sedangkan minuman yang di sajikan dengan gelas berkaki, pegang dengan posisi jari kelingking, jari manis dan tengah berada dikaki gelas, sedangkan ibu jari dan jari telunjuk menahan keseimbangan pada badan gelas. Adakalanya waiter/s menawarkan tambahan minuman, cara menolaknya cukup anda menyentuh bibir gelas dengan jari telunjuk dan katakan terima kasih. Jaga jangan sampai ada noda lipstick di bibir gelas atau ujung sedotan.
Agar nampak luwes dan elegant di saat jamuan, jangan malu untuk melatih diri baik di rumah maupun ikut kursus table maner yang sekarang banyak di tawarkan. Nampaknya begitu rumit dan terkesan banyak aturan, namun begitulah adanya. Sebuah etiket jamuan makan internasional yang sudah menjadi standar global service di hotel, maupun restaurant. Benar-benar tuntutan jaman yang sedikit merepotkan!.

Tabu Dilakukan Selama Jamuan Makan
1. Selama jamuan makan berlangsung, jangan duduk membungkuk atau bersandar malas. Duduklah dengan tegak dengan jarak badan dengan tepi meja selebar lima jari. Hindari mengembangkan kedua belah siku dan meletakannya di atas meja makan.
2. Jika jamuan dilakukan di rumah dan anda duduk satu meja dengan host (tuan rumah), jangan buka napkin sebelum tuan rumah melakukanya. Serbet makan hanya digunakan untuk menyeka jari tangan dan bibir. Jangan sekali-kali menyeka keringat, hidung atau membersihkan peralatan makan dengan napkin.
Jangan menyuap makanan dengan porsi yang besar, apalagi mengunyah dengan berkecap. Kunyah makanan dengan posisi mulut tertutup dan tanpa kecap. Berbicara ketika mulut masih penuh makanan juga harus dihindari.
Minum dilakukan pada saat mulut tidak terisi makanan. Teguklah perlahan tanpa mengeluarkan bunyi.
Jangan berbicara atau mengambil hidangan tanpa meletakan peralatan makan terlebih dahulu.
Jika anda melakukan kesalahan, seperti menumpahkan minuman atau menjatuhkan alat makan. Jangan panik, segera minta maaf dengan tamu yang diduk disekeliling kita dan panggil waiter/s untuk membersihkannya.
Apabila ada hidangan yang disajikan dengan sumpit, makan dengan agak menunduk agar tidak berjatuhan. Jangan menusuk makanan dengan sumpit atau mengembalikan makanan yang telah di ambil.
Jangan mengambil makanan yang berlebihan sehingga piring anda terlihat seperti gunung. Ambil seperlunya dan tambah lagi jika anda menginginkannya.
Usahakan jangan meninggalkan meja selama jamuan berlangsung. Jika anda terpaksa harus meninggalkan ruangan dan akan kembali lagi, mintalah ijin dan letakan napkin di sandaran atau di dudukan kursi sebagai tanda anda akan kembali lagi.
10· Merokok sebaiknya dilakukan bila semua tamu telah selesai menyantap hidangan penutup. Biasanya di lakukan di saat digestif drink pada akhir jamuan. Tahan keinginan Anda untuk merokok jika ruang makan memang no smoking area atau ada anak-anak dan ibu hamil duduk di dekat Anda.
11· Sebisa mungkin jangan menggunakan tusuk gigi di meja makan, lakukan di toilet. Jika terpaksa dilakukan, tutup mulut anda dengan napkin atau telapak makan sebelah kiri.
12· Di akhir jamuan, sampaikan sedikit pujian kepada tuan rumah atau pihak penyelenggara, seperti makananya lezat atau suasana pestanya meriah. Ucapkan terima kasih dengan senyuman dan berpamitlah.

Hidangan Lezat untuk Berbuka Puasa

0 komentar


Bosan dengan lauk berbuka puasa yang biasa saja? Cobalah mencoba resep sosis dengan kuah santan pedas. Citarasa sosis yang lezat terasa pas dipadu dengan gurihnya kuah santan. Praktekkan, siapa tau akan menjadi lauk favorit buka puasa keluarga Anda. Resep/Foto/Dapur Uji: Budi Sutomo.
 
Sosis Kuah Santan
 
Bahan:
100 g sosis sapi, potong serong
1 sendok sayur minyak goreng
500 ml santan dari ½ butir kelapa
Bola Daging:
200 g daging ayam cincang
3 siung bawang putih, haluskan
2 sdm irisan daun bawang
1 sdm tepung kanji
1 sdm tepung terigu
1 sdt garam halus
Bumbu:
5 buah cabe merah, haluskan
7 butir bawang merah, haluskan
5 siung bawang putih, haluskan
1 sdt ketumbar, sangrai, haluskan
3 butir kemiri, haluskan
2 cm lengkuas, memarkan
2 cm kunyit, haluskan
2 batang serai, memarkan
2 lembar daun jeruk
1 sdm air jeruk nipis
1 sdt gula pasir
Cara Membuat:
1. Bola Daging: Campur semua bahan bola daging, aduk rata. Ambil sejumput adonan, bentuk menjadi bulatan-bulatan sebesar kelereng. Rebus hingga matang dan terapung. Angkat. Triskan.
2. Panaskan minyak, tumis semua bumbu-bumbu hingga harum. Tambahkan sosis, aduk hingga sosis berubah warna. Tuang santan, masak sambil diaduk-aduk hingga mendidih.
3. Masukkan bola daging dan irisan cabai hijau. Masak hingga kuah agam mengental dan semua bahan matang. Angkat.
4. Tuang ke dalam pinggan saji. Hidangkan hangat sebagai lauk.
Untuk 6 Porsi

Tip: Sosis bisa sapi bisa diganti dengan sosis ayam atau sosis ikan.

 
  • Ilmu Memasak © 2012