Cegah Stroke Dengan Buah Anggur


CEGAH STROKE DENGAN BUAH ANGGUR

Selain cita rasanya yang segar, buah anggur ternyata juga bermanfaat bagi kesehatan. Beragam penyakit seperti darah tinggi, gangguan pencernaan hingga stroke bisa dicegah dengan mengkonsumsi buah ini.
Banyak varietas buah anggur, semuanya bermanfaat baik yang berwarna merah (jenis Catawba) maupun hijau (jenis Niagara). Dilihat dari sisi kandungan gizi, anggur kaya akan vitamin dan mineral esensial. Setiap 100 gr anggur mengandung protein 0,7 g, lemak 0,3 g, karbohidrat 17 g lemak, 0,9 g serat dan 65 kalori. Kandungan vitaminnya C dan B6 cukup tingggi serta mineral kalium bermanfaat untuk saluran pencernaan dan saluran kencing karena bersifat diuretic.
Makan Dengan Kulit dan Bijinya
Jika Anda mengkonsumsi buah anggur, makan dengan kulit dan bijinya. Bukan tanpa alasan karena di dalam biji buah anggur ternyata mengandung zat antioksidan pycnogenol. Senyawa yang berfungsi sebagai penguat kolagen dan meningkatkan fungsi pembuluh darah. Senyawa ini juga bersifat anti aging sehingga proses penuaan dapat dihambat karena keampuhannya memperlambat mutasi sel.
Beda cerita dengan manfaat kulit anggur. Di dalam kulit kaya akan kandungan flavonoid. Peran flavonoid dalam tubuh adalah merawat dan membersihkan pembuluh darah dari penyumbatan sehingga risiko stroke dan darah tinggi bisa dihindari. Seperti riset yang dilakukan Jhon D.Folts, PhD dari University of Winconsin Medical School. Dalam temuannya terungkap, flavonoid anggur memiliki antioksidan yang lebih besar dibandingkan Vitamin C. Anggur juga tinggi kandungan mineral kalium. Mineral ini mampu mengontrol tekanan darah tinggi dan mencegah serangan stroke.
Mencegah Kerusakkan Gigi
Keistimewaan anggur tidak berhenti sampai di sini, jika anda membuat jus anggur pasti akan berubah warna menjadi kehitaman karena senyawa tannin. Tannin dalam anggur mampu mencegah kerusakan gigi. Sementara buat anda yang perokok, mengkonsumsi anggur juga sangat disarankan. asam elegat dalam anggur mampu menghancurkan hidrokarbon, senyawa penyebab kanker yang disebabkan asap rokok. Budi Sutomo

0 komentar:

Posting Komentar

 
  • Ilmu Memasak © 2012