Oven Microwave, Memasak dengan Gelombang Mikro


OVEN MICROWAVE
MEMASAK DENGAN GELOMBANG MIKRO

Penulis: Budi Sutomo

Zaman telah berubah, apapun bentuknya kini masyarakat cenderung menganut gaya hidup serba paraktis, cepat dan efisien. Tuntutan masyarakat ini tentu dengan senang hati direspon para produsen alat rumah tangga. Salah satu instrumen yang sedang di minati adalah oven microwave, oven multi guna berteknologi tinggi yang mengerti kebutuhan masyarakat moderen.

Cara Kerja Microwave
Seperti pada umumnya oven konvensional, energi panas untuk memasak dihasilkan dari energi listrik, gas atau minyak tanah. Lain cerita dengan microwave, oven ini selangkah lebih maju. Microwave menggunakan sumber panas dari gelombang mikro frekuensi tinggi, dengan getaran mencapai 2.450 juta kali per detik. Gelombang mikro dihasilkan dari tabung elektronik magnetron kemudian disebarkan ke area pemasakan melalui celah terbuka pada bagian atas oven, dengan di bantu baling-baling gelombang mikro lebih merata penyebarannya dan panas yang dihasilkan merata.

Selama proses pemasakan, getaran gelombang mikro akan terserap oleh molekul air pada bahan pangan. Molekul-molekul ini akan tervibrasi dan bergerak cepat sehingga akan timbul gesekan antar molekul. Gesekan ini akan menimbulkan panas yang digunakan untuk memasak makanan. Perambatan panas selama proses pemasakan microwave terjadi melalui radiasi, yaitu perambatan panas melalui pancaran langsung dari sumber panas ke bahan makanan yang dimasak. Proses inilah yang menjadikan bahan pangan mentah menjadi matang.

Hal Perlu Diperhatikan:
· Jangan menggunakan alat masak dari logam, baik berupa pinggan, loyang, bowl maupun alat pengaduknya. Logam akan memantulkan Gelombang mikro dan dapat menimbulkan percikan api. Piranti logam tidak dapat ditembus oleh gelombang mikro sehingga panas tidak maksimal. Gunakan wadah dari kertas, plastsik, gelas, kayu, tembikar atau melamin.
· Menambahkanminyak minyak atau garam sebaiknya dilakukan sebelum di masukan ke dalam oven. Percikan api penyebab kebakaran akan timbul jika Anda menambahkan kedua bahan ini di saat makanan sudah di dalam microwave.
· Untuk menghindari letupan, buka atau beri sedikit celah pada masakan dikemas di dalam botol atau tempat tertutup rapat.
· Jika micerowave tidak dilengkapi meja putar, potongan daging atau sayuran sebaiknya jangan terlalu besar agar rata matangnya.
· Ikuti petunjuk waktu dan suhu memasak yang ada pada buku petunjuk. Biasanya micerowave menggunakan petunjuk angka 9 untuk high, 7 (medium high), 5 (medium), 3 (defrost) dan 1 untuk low.
· Pilih microwave yang dilengkapi browning element. Jika tidak, anda tidak akan mendapatkan efek kecoklatan seperti hasil masakan oven konvesional.

Nilai Lebih Microwave:
· Zat gizi makanan tidak banyak yang terbuang karena memasak tidak menggunakan media air banyak.
· Cita rasa alami tidak berubah sehingga rasa lebih lezat
· Ruang dapur tidak panas karena suhu oven tidak keluar
· Microwave dapat digunakan memasak apa saja, mulai dari memasak air, memasak steak sampai memanggang cake.
· Hemat waktu karena waktu memasak jauh lebih singkat. Budi Sutomo

0 komentar:

Posting Komentar

 
  • Ilmu Memasak © 2012